Plt Bupati Pati Salah Ucap Pancasila, Sudewo: Anak TK dan SD Saja Hafal, Memalukan

Intime — Bupati Pati nonaktif Sudewo menilai kesalahan pengucapan Pancasila oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat upacara di Alun-alun Simpang Lima Pati sebagai hal yang memalukan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudewo seusai menjalani sidang perkara dugaan korupsi pengisian perangkat desa di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (19/8).

Sudewo menyoroti kesalahan Risma saat memimpin pembacaan Pancasila. Menurut dia, hafalan Pancasila semestinya bukan sesuatu yang sulit, bahkan bagi anak-anak usia taman kanak-kanak (TK).

“Memalukan. Di bawah kepemimpinan saya kemarin selama 10 bulan, anak TK saja hafal Pancasila,” kata Sudewo.

Ia kemudian menyindir dengan membandingkan kemampuan anak-anak TK dan sekolah dasar (SD) yang dinilainya sudah mampu menghafalkan Pancasila hingga menyanyikan lagu-lagu patriot.

“Anak TK hafal Pancasila, anak SD hafal Pancasila. Hafal menyanyi lagu-lagu patriot. Suruh belajar dengan TK,” ujarnya.

Sudewo kembali menegaskan sindirannya dengan mengatakan, “TK saja tanya TK.”

Kesalahan pengucapan Pancasila tersebut terjadi saat Risma bertindak sebagai inspektur upacara di Alun-alun Simpang Lima Pati. Saat membacakan Pancasila, Risma awalnya lancar mengucapkan sila pertama.

Namun, ketika memasuki sila kedua, Risma keliru mengucapkan rumusan sila tersebut. Alih-alih menyebut “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, ia mengucapkan “Dua, keadilan yang adil dan beradab.”

Kesalahan tersebut membuat peserta upacara sempat tidak serempak dalam mengikuti pembacaan Pancasila. Sebagian peserta tetap mengucapkan rumusan sila yang benar, sementara sebagian lainnya mengikuti ucapan yang disampaikan inspektur upacara.

Cuplikan momen tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini