Puan Maharani: Tuntutan terhadap Kinerja DPR Semakin Berat di Era Digital

Intime – Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut perkembangan teknologi digital membuat jarak antara rakyat dan wakil rakyat semakin pendek. Kondisi itu, menurut Puan, turut meningkatkan tuntutan masyarakat terhadap kinerja DPR.

Hal tersebut disampaikan Puan saat menyampaikan pidato dalam Sidang Paripurna HUT ke-81 DPR RI, Selasa (1/9).

“Jarak antara rakyat dan wakil rakyat semakin pendek. Aspirasi dapat disampaikan dalam hitungan detik, kebijakan dapat diawasi secara lebih terbuka, dan masyarakat memiliki ruang yang semakin luas untuk terlibat dalam percakapan publik,” kata Puan.

Puan mengatakan perkembangan teknologi memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengawasi kerja DPR. Karena itu, DPR tidak hanya dituntut menjalankan fungsi perwakilan, tetapi juga harus mampu mendengar dan merespons suara rakyat.

“Sehingga demokrasi, bukan hanya tentang hak untuk berbicara, tetapi juga kesediaan untuk mendengar. Bukan sekadar mempertahankan perbedaan, tetapi kemampuan mengolah perbedaan menjadi keputusan bagi kepentingan bersama,” ujarnya.

Politikus PDI-P itu menegaskan kedaulatan rakyat tidak berhenti pada pelaksanaan pemilu. Menurutnya, kedaulatan rakyat harus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kedaulatan rakyat harus hadir dalam kehidupan rakyat: suaranya didengar, aspirasinya diperjuangkan, hak-haknya dilindungi, dan kesejahteraannya menjadi tujuan penyelenggaraan negara,” tutur Puan.

Dia menilai prinsip tersebut harus menjadi dasar DPR dalam menjalankan tiga fungsi utamanya, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Puan mengatakan setiap produk undang-undang, keputusan anggaran, hingga pengawasan terhadap kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Sehingga setiap undang-undang yang dibentuk, setiap rupiah anggaran negara yang disetujui, dan setiap kebijakan pemerintah yang diawasi harus memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan keberpihakan kepada rakyat dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Puan kemudian menjadikan HUT ke-81 DPR sebagai momentum untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga. Menurutnya, introspeksi diperlukan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap DPR.

Ia mengajak seluruh anggota DPR bekerja bersama agar lembaga legislatif dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Marilah kita, DPR RI, pada usia yang ke-81 tahun ini, terus mawas diri dan kita kerja bersama menjadikan DPR RI yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan rakyat,” pungkasnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini