Intime – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria membantah kabar yang mengaitkan dirinya dengan perkara dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan tidak pernah terlibat dalam praktik korupsi maupun penyalahgunaan jabatan selama berkarier di lembaga legislatif dan eksekutif.
“Saya tidak pernah terlibat dalam praktik korupsi maupun tindakan melawan hukum. Saya juga tidak pernah menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi atau bermain proyek,” kata Riza, Rabu (17/6).
Riza menjelaskan keterlibatan Kementerian Desa dan PDT dalam Program MBG semata-mata berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025, serta pedoman teknis yang diterbitkan Badan Gizi Nasional.
Menurut dia, Kemendes PDT berperan mendukung dan berkolaborasi dalam pelaksanaan program, terutama pada aspek pemberdayaan desa dan penguatan partisipasi masyarakat dalam rantai pasok pangan.
“Peran Kemendes bersifat koordinatif dan pemberdayaan, bukan dalam penunjukan pihak, pengelolaan dapur, maupun proses pengadaan. Saya juga tidak mengelola atau memiliki satu pun dapur SPPG,” ujarnya.
Riza menegaskan selama menjalankan amanah sebagai pejabat publik, dirinya selalu menjunjung tinggi integritas dan mematuhi peraturan perundang-undangan. Ia juga mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Lebih lanjut, Riza menilai Program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi anak dan menekan angka stunting, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas.
Menurutnya, program tersebut dapat memperkuat gotong royong masyarakat desa sekaligus menggerakkan perekonomian melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, UMKM, koperasi desa, hingga BUM Desa.
“Komitmen saya tetap memastikan masyarakat desa memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari program pembangunan pemerintah, termasuk melalui penguatan ekonomi dan produktivitas desa,” kata Riza.


