Rupiah Tembus Rp17.685 per Dolar AS, Tekanan Pasar Kian Mengkhawatirkan

Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa pagi (19/5). Mata uang Garuda melemah 17 poin atau 0,10 persen ke level Rp17.685 per dolar AS dibanding penutupan sebelumnya di Rp17.668 per dolar AS.

Pelemahan rupiah ini memperpanjang tekanan yang dalam beberapa waktu terakhir terus membayangi pasar keuangan domestik. Posisi rupiah yang bertahan di kisaran Rp17 ribuan dinilai menjadi sinyal meningkatnya tekanan eksternal terhadap ekonomi Indonesia.

Pergerakan rupiah yang melemah juga berpotensi memicu kenaikan biaya impor, terutama untuk sektor pangan, energi, dan bahan baku industri yang masih bergantung pada dolar AS.

Pelaku pasar kini menanti langkah lanjutan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian ekonomi global dan penguatan dolar AS di pasar internasional.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini