Intime – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bertemu Wakil Wali Kota Seoul, Korea Selatan, Jeong Sang-hun. Keduanya membahas kerja sama Jakarta-Seoul, mulai dari pembangunan kota, industri kreatif hingga pendidikan.
Pertemuan berlangsung di Seoul Metropolitan Government Building, Selasa (6/10/). Jakarta dan Seoul diketahui telah menjadi sister city selama lebih dari 40 tahun.
Rano mengatakan Jakarta dan Seoul memiliki karakteristik yang sama sebagai kota besar di Asia. Keduanya merupakan pusat ekonomi dengan industri kreatif yang berkembang dan tengah memperkuat posisi sebagai kota global.
“Jakarta dan Seoul memiliki banyak kesamaan sebagai kota-kota besar di Asia. Kedua kota merupakan pusat ekonomi yang penting dengan industri kreatif yang kuat, serta memiliki ambisi yang terus tumbuh untuk memperkuat posisinya sebagai kota global,” kata Rano.
Rano mengatakan Jakarta ingin mempelajari pengalaman Seoul dalam mengembangkan kota, termasuk bagaimana membangun ruang publik dan kawasan perkotaan tanpa menghilangkan identitas budaya.
“Kami tertarik untuk belajar dari pengalaman Seoul dalam pembangunan dan perancangan kota. Seiring transformasi Jakarta menjadi kota global, kami melihat peluang pertukaran pengetahuan mengenai ruang publik, desain perkotaan, dan upaya menciptakan kota yang lebih layak huni,” ujarnya.
Namun, pertukaran pengalaman tidak hanya berlangsung satu arah. Jeong mengatakan Seoul juga ingin belajar dari Jakarta yang menghadapi persoalan kota dengan populasi besar, kepadatan tinggi dan mobilitas jutaan warga setiap hari.
Kerja sama kebudayaan dan ekonomi kreatif juga menjadi perhatian. Rano menyoroti keberhasilan Korea Selatan membawa musik, film, drama, fesyen, kuliner hingga produk kreatif ke pasar global.
Jakarta juga tertarik dengan pengembangan Seongsu-dong sebagai kawasan kreatif. Kawasan tersebut menjadi contoh bagaimana ruang kota dapat mempertemukan komunitas, anak muda, seniman, pelaku usaha dan industri kreatif.
Di bidang pendidikan, Rano menyampaikan rencana Pemprov DKI membuka program beasiswa pendidikan luar negeri mulai 2027 dengan skema seperti LPDP. Program tersebut akan dikembangkan sebagai LPDP Jakarta.
Rano berharap program itu dapat terhubung dengan universitas-universitas terkemuka di Seoul dan Korea Selatan.
“Kami akan dengan senang hati menjajaki peluang untuk menghubungkan program ini dengan universitas-universitas terkemuka di Seoul,” tutur Rano.
Kerja sama juga diarahkan pada perayaan lima abad Jakarta pada 2027. Rano mengundang Seoul untuk ikut dalam rangkaian kegiatan tersebut, termasuk kemungkinan pertandingan sepak bola internasional yang melibatkan klub dari kota-kota sister city.
Rano berharap FC Seoul dapat datang ke Jakarta. Jeong merespons positif dan menyampaikan harapan dapat berkunjung langsung ke Jakarta pada momentum perayaan 500 tahun kota tersebut.
Pertemuan itu memperluas hubungan sister city Jakarta-Seoul dari kerja sama antarpemerintah menuju pendidikan, industri kreatif, kebudayaan, dan pertukaran pengalaman pembangunan kota.

