Intime – Akademisi IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sahmin Madina, mengapresiasi kesigapan TNI dalam membantu penungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus. Langkah cepat, terukur, dan transparan yang dilakukan dinilai cerminan profesionalisme militer dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus merespons keresahan publik secara bertanggung jawab.
Menurutnya, kecepatan aparat dalam mengungkap kasus ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dalam melindungi warga. Selain itu, memastikan proses hukum berjalan objektif dan akuntabel.
“Kesigapan TNI patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan nasional sekaligus memastikan bahwa setiap peristiwa ditangani secara profesional dan transparan,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).
Di sisi lain, Sahmin meminta masyarakat agar tidak terprovokasi arus disinformasi dan narasi yang belum terverifikasi, terutama di media sosial. Ia menyampaikan, dalam situasi seperti ini, seringkali muncul upaya menggiring opini publik dengan informasi yang menyesatkan bahkan memanfaatkan teknologi, seperti manipulasi konten digital, dan dilakukan secara sistematis.
“Publik harus cerdas dan tidak mudah terpancing. Disinformasi, termasuk konten manipulatif atau rekayasa seperti gambar dan narasi yang tidak sesuai fakta, sangat berbahaya karena dapat memicu kesalahpahaman dan memperkeruh situasi,” tuturnya.
Sahmin menambahkan, upaya adu domba melalui penyebaran informasi yang tidak akurat merupakan ancaman serius bagi kohesi sosial dan persatuan bangsa. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mengedepankan sikap kritis, melakukan verifikasi informasi, dan tidak langsung menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya.
“Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran hoaks. Persatuan nasional harus dijaga bersama. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral untuk tidak terlibat dalam penyebaran informasi yang dapat memecah belah,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Pun memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar menuntaskan kasus ini secara transparan, adil, dan tuntas.
Kata Sahmin, kekuatan Indonesia terletak pada persatuan dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi setiap peristiwa. “Mari kita jaga akal sehat publik, perkuat solidaritas, dan jangan beri ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa melalui disinformasi.”

