Intime – Banggar DPR RI menyetujui pagu anggaran tujuh kementerian koordinator dalam rapat kerja di Senayan, Jakarta, Senin (22/6). Tak hanya pagu anggaran, Banggar juga langsung menyetujui usulan tambahan anggaran dari masing-masing kemenko.
Rapat dipimpin Ketua Banggar DPR Said Abdullah dan dihadiri tujuh menko, yakni Airlangga Hartarto, Pratikno, Djamari Chaniago, Yusril Ihza Mahendra, Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Muhaimin Iskandar.
Said lebih dulu memaparkan besaran pagu anggaran masing-masing kementerian koordinator. Setelah itu, ia meminta persetujuan forum.
Berikut ini anggaran yang dibacakan Said:
– Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rp 664 M
– Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Rp 304,1 M
– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Rp 392,2 M
– Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Rp 338,8 M
– Kementerian Koordinator Bidang Pangan Rp 509,3 M
– Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rp 276,8 M
– Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Rp 620,9 M
“Terhadap pagu para menko yang saya sebutkan satu per satu apakah disetujui?” tanya Said.
“Setuju,” jawab peserta rapat.
Setelah pagu anggaran disepakati, Said juga meminta persetujuan atas usulan tambahan anggaran yang kemungkinan diajukan para menteri koordinator.
Menurutnya, langkah itu dilakukan agar para menko tidak perlu bolak-balik menghadiri rapat Banggar untuk membahas tambahan anggaran.
“Jika itu terjadi, agar para menko tidak bolak-balik datang ke Banggar, maka atas penambahan itu kita setujui hari ini, setuju?” kata Said.
“Setuju,” jawab peserta rapat.
Said kemudian melontarkan candaan terkait keputusan tersebut. Ia menyebut Banggar DPR memiliki keistimewaan karena tambahan anggaran sudah disetujui sebelum pembahasan rinci dilakukan.
“Hebatnya Banggar ini, pokoknya belum dibahas, belum disetujui, tambahannya duluan disetujui, kita ketok dulu ya,” ujarnya sambil mengetuk palu.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tercatat menjadi kementerian koordinator dengan pagu anggaran terbesar dibandingkan enam kementerian koordinator lainnya.


