Intime – Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta dalam ajang Jakarta Fair 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya Bank Jakarta memperkuat layanan perbankan digital sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi JakOne Mobile untuk bertransaksi di berbagai merchant Jakarta Fair 2026 maupun tenant UMKM yang tersebar di seluruh area pameran.
“Kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair merupakan bentuk komitmen kami untuk terus hadir dan tetap relevan di tengah masyarakat,” ujar Agus dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (13/6).
Pada gelaran tahun ini, Bank Jakarta menghadirkan konsep baru berupa Engagement Store yang berkolaborasi dengan platform e-commerce Blibli. Melalui konsep tersebut, pengunjung diharapkan dapat menikmati pengalaman berbelanja dan bertransaksi yang lebih menarik dan berkesan.
Selain transaksi digital, pengunjung juga dapat memanfaatkan berbagai layanan perbankan di Bank Jakarta Engagement Store, seperti pembukaan rekening secara online melalui aplikasi JakOne, pengajuan kredit dan pembiayaan, serta layanan ATM-CRM untuk tarik tunai dan setor tunai.
Di lokasi yang sama, pengunjung juga dapat mengunjungi booth Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta untuk melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menggunakan EDC maupun aplikasi JakOne Mobile.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, mengajak masyarakat untuk mengunjungi Bank Jakarta Engagement Store di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta.
“Melalui kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman bertransaksi yang semakin mudah sekaligus memperkuat engagement antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat,” kata Arie.
Ia menambahkan, Bank Jakarta akan terus mendorong inovasi layanan dan memperluas kolaborasi guna menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

