BGN Kembalikan Rp 44 Triliun ke Kas Negara dan Tutup 2.000 Dapur Tak Layak

Intime – Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan keberhasilan menyelamatkan dan mengembalikan anggaran negara sebesar Rp 44 triliun ke kas negara.

Penyelamatan anggaran tersebut berasal dari hasil efisiensi di berbagai pos, mulai dari anggaran internal BGN, insentif yayasan, dana operasional dapur, hingga penertiban virtual account fiktif.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil untuk memastikan seluruh anggaran negara benar-benar digunakan secara tepat sasaran demi kepentingan penerima manfaat.

Pembenahan sistem pengelolaan dana menjadi prioritas utama lembaga agar setiap rupiah berdampak nyata pada penyediaan makanan bergizi.

“Uang rakyat yang tidak tepat sasaran harus kita selamatkan. Dapur yang tidak melaporkan penggunaan dana harian akan dihentikan pencairan dananya,” kata Sudaryono dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/11).

Selain pembenahan sektor administrasi dan keuangan, BGN menaruh perhatian besar pada aspek keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kualitas bahan pangan, melainkan juga dari tata cara penyimpanan, pengolahan, pemrosesan, hingga proses distribusi akhir.

Kebersihan lingkungan dapur kerja serta penerapan standar ketat higiene dan sanitasi menjadi syarat mutlak yang tidak dapat ditawar.

Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh di lapangan, BGN mengambil keputusan tegas dengan menutup lebih dari 2.000 dapur operasional yang terbukti gagal memenuhi persyaratan standar kebersihan dan sanitasi pangan.

Langkah penutupan ribuan dapur tersebut merupakan bentuk komitmen BGN bahwa luasnya jangkauan program MBG tidak boleh mengorbankan keselamatan serta kesehatan setiap penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Keamanan pangan menjadi prioritas. Satu anak pun masih terlalu banyak,” ujar Sudaryono menegaskan komitmen keselamatan program tersebut.

Melalui efisiensi anggaran dan pengetatan standar higiene di seluruh unit dapur, BGN optimistis program MBG dapat berjalan makin efisien, transparan, dan mampu memberikan dampak pemenuhan gizi yang maksimal serta aman bagi anak-anak Indonesia.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini