Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada penutupan perdagangan Selasa (27/10). Indeks saham domestik terkoreksi cukup dalam hingga tertahan di zona merah pada kisaran level 5.200-an.
Berdasarkan data Financial RTI, IHSG mengakhiri perdagangan di posisi 5.266,74 atau anjlok sebesar 106,96 poin (1,99 persen). Sepanjang hari, pergerakan IHSG bergerak sangat fluktuatif.
Setelah dibuka melemah di posisi 5.357, indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 5.418 sebelum akhirnya merosot ke level terendah di 5.182.
Nilai transaksi perdagangan saham hari ini mencatatkan angka yang terbilang tinggi, yakni mencapai Rp 17,57 triliun. Volume saham yang diperdagangkan melingkupi 36,30 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.910.490 kali.
Mayoritas saham berada di jalur merah, di mana sebanyak 611 saham mengalami penurunan, 100 saham menguat, dan 82 saham lainnya stagnan.
Pelemahan harian ini makin memperpanjang tren penurunan IHSG dalam beberapa rentang waktu. Secara mingguan, IHSG tercatat terkoreksi tipis 0,24 persen, sedangkan secara bulanan penurunannya mencapai 13,98 persen.
Tekanan pasar terasa kian signifikan jika dilihat dari jangka yang lebih panjang. Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, IHSG telah merosot sebesar 30,92 persen.
Sementara itu, secara year to date (YTD) atau sepanjang tahun berjalan 2026, kinerja indeks saham domestik telah terkoreksi hingga 39,10 persen.

