IHSG Melonjak 2,07% ke Level 6.007, Optimisme Perdamaian AS-Iran Jadi Sentimen Positif

Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (12/6). Penguatan pasar saham didorong oleh optimisme investor terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

IHSG ditutup naik 121,63 poin atau 2,07% ke level 6.007,66. Sementara indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan ikut menguat 10,61 poin atau 1,81% ke posisi 597,45.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan sentimen eksternal menjadi pendorong utama kenaikan IHSG. Harapan tercapainya perdamaian antara AS dan Iran serta turunnya harga minyak mentah ke bawah US$90 per barel memberikan angin segar bagi pasar.

“Faktor positif eksternal yang mendorong penguatan IHSG di antaranya ekspektasi akan kesepakatan damai Amerika Serikat dengan Iran, dan koreksi harga minyak mentah di bawah US$90 per barel,” ujar Ratna dalam kajiannya, Jumat.

Selain faktor global, pasar domestik juga mendapat dorongan dari pernyataan pemerintah terkait rencana efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pengurangan target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebesar 50%.

Ratna menambahkan, perhatian investor pekan depan akan tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar pada Kamis (18/6). Konsensus pasar memperkirakan BI Rate akan kembali naik 25 basis poin menjadi 5,75%.

“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak pada kisaran support 5.900-6.000 dan resistance 6.150-6.220 pada pekan depan,” katanya.

IHSG bergerak di zona hijau sejak awal perdagangan hingga penutupan. Dari sebelas sektor IDX-IC, sepuluh sektor menguat. Sektor energi memimpin kenaikan dengan penguatan 5,03%, disusul sektor barang baku 4,19% dan sektor industri 4,17%.

Sementara itu, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi, yakni turun 2,28%.

Total transaksi perdagangan tercatat mencapai Rp21,68 triliun dengan volume 37,47 miliar saham. Sebanyak 615 saham menguat, 108 saham melemah, dan 93 saham lainnya stagnan.

Mayoritas bursa saham Asia juga berakhir di zona hijau. Indeks Nikkei Jepang menguat 2,87%, Hang Seng Hong Kong naik 1,93%, sedangkan Shanghai Composite terkoreksi 1,12%.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini