Intime – Kementerian Haji dan Umrah resmi menetapkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 Hijriah/2027 Masehi. Berdasarkan jadwal tersebut, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai berangkat ke Madinah pada 11 April 2027.
Sebelum keberangkatan, jemaah akan mulai memasuki asrama haji pada 10 April 2027. Sementara itu, operasional pemulangan jemaah dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2027.
Penetapan jadwal ini diharapkan menjadi pedoman bagi calon jemaah dan seluruh unsur penyelenggara dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji sejak dini.
RPH 1448 H/2027 M tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026. Penyusunan jadwal tersebut mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan kepastian jadwal memungkinkan calon jemaah mematangkan berbagai persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Persiapan menuju Haji 2027 sudah mulai bisa dilakukan karena jadwal perjalanan resmi telah ditetapkan. Jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari. Jadwal makin jelas, persiapan pun makin matang agar perjalanan ke Tanah Suci makin mudah, aman, dan nyaman,” ujar Maria, dikutip Minggu (1/11/2026).
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan RPH menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, hingga pelayanan jemaah.
Menurut Teguh, penyelenggaraan ibadah haji membutuhkan kesiapan dan koordinasi lintas pihak sejak jauh hari. Dengan adanya jadwal resmi, setiap tahapan diharapkan dapat berjalan tertib sesuai rencana.
“Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya,” tegas Teguh.
Ia menambahkan, koordinasi antarpihak penyelenggara terus diperkuat untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, termasuk dalam aspek teknis dan keselamatan jemaah.
Dengan ditetapkannya RPH, calon jemaah diharapkan dapat mulai menyiapkan kebutuhan administrasi, kesehatan, serta perlengkapan perjalanan sebelum keberangkatan.
Rincian Jadwal Penyelenggaraan Haji 1448 H / 2027 M sebagai berikut:
1. 10 April 2027: Jemaah mulai masuk asrama haji
2. 11-25 April 2027: Pemberangkatan Gelombang I (Tanah Air menuju Madinah)
3. 26 April-10 Mei 2027: Pemberangkatan Gelombang II (Tanah Air menuju Jeddah)
4. 14 Mei 2027: Pergerakan jemaah dari Makkah menuju Arafah
5. 15 Mei 2027: Puncak ibadah wukuf di Arafah
6. 16 Mei 2027: Hari Raya Iduladha 1448 H
7 17-19 Mei 2027: Hari-hari Tasyrik
8. 21 Mei-4 Juni 2027: Pemulangan Gelombang I (Makkah via Bandara King Abdul Aziz, Jeddah menuju Indonesia)
9. 5 Juni-20 Juni 2027: Pemulangan Gelombang II (Madinah via Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz menuju Indonesia)
Operasional pemberangkatan maupun pemulangan masing-masing berlangsung selama 30 hari, terbagi rata 15 hari untuk setiap gelombang.
Apabila terjadi perubahan penetapan kalender Hijriah atau kebijakan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, penyesuaian akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Calon jemaah diimbau terus memantau saluran informasi resmi Kementerian Haji dan Umrah untuk memperoleh pembaruan terkini.

