Jakarta Kian Terbuka untuk Pendidikan: Sekolah Gratis, KJMU Cair, hingga Peluang Kerja Global

Intime – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat akses pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis. Mulai dari program sekolah swasta gratis, pemutihan ijazah, pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga penguatan pendidikan vokasi.

Komitmen ini ditegaskan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5).

Menurut Pramono, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan, dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Pemprov DKI juga telah mencairkan KJMU tahap I tahun 2026 kepada 15.825 mahasiswa dengan total anggaran Rp142,4 miliar.

Selain itu, program pemutihan ijazah terus berjalan, disertai langkah konkret membuka peluang kerja global dengan memberangkatkan lulusan SMK ke tiga negara.

Di sektor pendidikan dasar dan menengah, sebanyak 103 sekolah swasta gratis siap diakses masyarakat pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini mencakup jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB yang tersebar di lima wilayah Jakarta.

Kebijakan tersebut diperkuat melalui Pergub DKI Jakarta Nomor 34 Tahun 2025 dan Kepgub Nomor 312 Tahun 2026 tentang pendanaan pendidikan di sekolah swasta.

“Pemprov DKI berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Dengan KJP, KJMU, sekolah gratis, hingga perbaikan infrastruktur, Jakarta siap menjadi role model pendidikan di Indonesia,” ujar Pramono.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini