spot_img

Jokowi Dinilai ‘Main Api’ usai Safari Politik ke Basis Gerindra-PDIP

Intime – Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dimulai dari Provinsi Lampung menuai kritik dari sejumlah pengamat.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menilai pemilihan Lampung sebagai titik awal konsolidasi politik memiliki pesan simbolik yang kuat karena daerah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu basis dukungan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP).

Menurut Muslim, langkah Jokowi tersebut tidak dapat dipandang sebagai agenda biasa. Ia menilai keputusan memulai safari politik di Lampung berpotensi memunculkan dinamika baru dalam peta politik nasional.

“Lampung selama ini dikenal sebagai basis Gerindra dan PDIP,” ujar Muslim dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/6).

Selain lokasi safari politik, Muslim juga menyoroti prosesi adat yang dijalani Jokowi saat berada di Lampung. Salah satunya adalah ritual menginjak kepala kerbau bermoncong putih yang dinilai memiliki makna simbolis.

Menurut dia, ritual tersebut dapat memunculkan berbagai tafsir politik karena kepala kerbau identik dengan lambang PDIP.

“Apalagi disertai dengan ritual injak kepala kerbau mirip lambang PDIP. Bisa dibilang Jokowi memulai gerakan politik yang berbahaya dengan memasuki basis Gerindra dan PDIP,” kata Muslim.

Ia berpandangan, langkah politik yang dilakukan ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu berlangsung pada saat situasi politik nasional belum memasuki tahapan Pemilu maupun tahun politik.

Karena itu, Muslim menilai manuver tersebut berpotensi memicu ketegangan politik yang tidak diperlukan.

“Padahal ini bukan dan belum tahun politik. Tetapi Jokowi sudah bermain api,” ujarnya.

Muslim berpendapat tujuan memperkuat PSI justru dapat menimbulkan persepsi sebagai upaya memasuki wilayah politik partai-partai besar yang telah memiliki basis kuat di daerah.

Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persaingan politik yang lebih tajam antara kekuatan politik yang selama ini mendominasi.

“Alih-alih membesarkan PSI tetapi malahan akan mengajak perang Gerindra dan PDIP. Artinya ngajak perang Prabowo dan Megawati,” ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi memulai safari politik bersama PSI dari Lampung sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke berbagai daerah.

Dalam agenda tersebut, ia memberikan arahan kepada kader PSI sekaligus mendorong penguatan struktur partai menjelang Pemilu 2029. Jokowi juga menyampaikan target besar bagi PSI pada pemilu mendatang, meski tidak mengungkapkan secara rinci sasaran yang dimaksud.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini