Kadispora Lobi Pempus Supaya Gratiskan LRT Jabodebek untuk Atlet Pon Pantai Ancol

Intime – Jakarta akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai Ancol, Jakarta Utara pada November 2026.

Ajang olahraga nasional perdana ini akan mempertandingkan 10 cabang olahraga dengan 11 disiplin. Yakni Akuatik, Bola Basket 3×3, Bola Voli Pantai, Bola Tangan Pantai, Layar, Modern Pentathlon, Rugby Pantai, Selam Laut, Teqball dan Triathlon.

Kepala Dispora DKI Jakarta Andri Yansyah berjanji akan memberikan insentif kepada atlet dan official pada gelaran PON Pantai Ancol, Jakarta Utara.

Andri mengatakan, pihanya akan menggratiskan atlet dan official tiket masuk wisata yang ada di ibu kota seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ragunan.

Tak hanya wisata, ia juga akan menggratiskan mereka menggunakan transportasi Jakarta yakni LRT Jakarta, MRT Jakarta dan Transjakarta.

“Kalau Transjakarta, pasti. Tapi kalau LRT yang dikelola oleh Pemprov DKI, insya Allah itu kita bisa gratiskan. Terima kasih,” tegas Andri Yansyah dalam acara press gathering media bertema “Bergerak Untuk Jakarta Juara” di Jakarta, Kamis (3/9).

Andri mengaku, pihaknya juga akan melobi pemerintah pusat agar bisa menggratiskan LRT Jabodebek bagi atlet dan official event PON Pantai Ancol, Jakarta Utara.

“Terkait masalah LRT Jabodebek, mungkin kami akan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat, karena kami tidak bisa memberikan jawaban kalau itu adalah kewenangan dari pemerintah pusat, seperti itu,” urainya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan PON Pantai Ancol dapat menjadi momentum menggerakkan perekonomian, terutama sektor UMKM.

“Olahraga memiliki dampak yang jauh lebih luas dari sekadar mengejar prestasi atau menjaga kesehatan. Olahraga juga mampu memberikan efek berganda bagi ekonomi, pendidikan hingga pembentukan karakter anak bangsa,” tegas Andri Yansyah dalam acara press gathering media bertema “Bergerak Untuk Jakarta Juara” di Jakarta, Kamis (3/9).

Ia menambahkan, nilai sportivitas dalam olahraga turut membentuk karakter dan adab. Ajang olahraga seperti PON juga mempertemukan atlet dari seluruh provinsi sehingga menjadi ruang memperkuat persatuan.

“PON Pantai harus sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses ekonomi. Alhamdulillah, Gubernur suka olahraga. Jakarta punya cita-cita menjadi pusat olahraga untuk gerakan perekonomian,” tuturnya.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid mengatakan, PON Pantai tidak hanya menjadi ajang meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di sekitar kawasan Ancol.

“PON Pantai bukan hanya soal prestasi. Kami ingin kegiatan olahraga nasional ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di sekitar lokasi,” ujarnya.

Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini mengungkapkan, Bergerak Untuk Jakarta Juara adalah komitmen KONI DKI untuk mewujudkan harapan warga Jakarta yang merindukan menjadi Juara Umum PON 2028.

“KONI terus bergerak dan ini menjadi PR dan tantangan kita bersama untuk mewujudkan Juara Umum,” tegasnya.

Ia juga memohon doa kepada masyarakat Jakarta agar cita-cita menjadi Juara Umum PON bisa terwujud. Apalagi di PON 2028, Jakarta menjadi penyangga NTT dan NTB.

“Saya mohon doa agar para atlet mampu berprestasi dengan baik dan menjadi juara umum. Jakarta siap menjadi penyangga pelaksanaan PON 2028 dan PON Pantai Ancol,” tambahnya.

Waketum I KONI DKI Jakarta Fatchul Anas menjelaskan Pantai Festival menjadi lokasi Akuatik-Renang Perairan Terbuka dan Selam Laut.

Lebih lanjut, kata Anas kawasan Lagoon digunakan untuk Bola Voli Pantai dan Layar. Adapun Beach City International Stadium (BCIS) menjadi venue Triathlon, Teqball, Bola Tangan Pantai dan Bola Basket 3×3.

“Venue ini sementara sudah disepakati,” ungkapnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini