Intime – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, secara langsung melepas kepulangan perdana jemaah haji Indonesia ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (31/5) malam. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas berbagai kekurangan layanan yang mungkin dialami jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Menhaj menyambangi jemaah Kloter SUB-01 yang menjadi rombongan pertama dalam fase pemulangan. Ia berdialog, menyalami, dan menyampaikan doa bagi para jemaah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, setelah menjalani perjalanan panjang dan berbagai dinamika selama sekitar 40 hari, malam ini bapak dan ibu bersiap kembali ke Tanah Air. Semoga seluruh jemaah selamat sampai tujuan,” ujar Irfan Yusuf.
Dalam pesannya, Menhaj berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur. Ia juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat layanan yang belum memenuhi harapan para tamu Allah tersebut.
“Atas nama Kementerian Haji dan Umrah, kami memohon maaf apabila masih ada kendala dan kekurangan dalam pelayanan. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik bagi seluruh jemaah,” katanya.
Menurutnya, berbagai catatan terkait layanan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
Secara simbolis, Menhaj juga mengalungkan syal kepada perwakilan jemaah yang akan kembali ke Indonesia. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh haru. Sejumlah jemaah tampak antusias bersalaman serta berfoto bersama sebelum memasuki area keberangkatan.
Pelepasan Kloter SUB-01 menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi. Pemerintah memastikan seluruh proses kepulangan akan terus dikawal agar berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh jemaah tiba di Tanah Air.

