Masuk Kandidat Pengganti Gibran, Puan: Hormati Proses di MK

Intime – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani buka suara soal gugatan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Puan menegaskan menghormati proses yang saat ini tengah berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Puan ditanya mengenai gugatan terhadap Gibran, termasuk munculnya usulan agar Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dua nama untuk menggantikan posisi wakil presiden. Dalam wacana tersebut, nama Puan ikut disebut sebagai salah satu kandidat.

“Kami sama-sama menghormati proses yang sedang berjalan di MK dan apa pun keputusannya kami tentu saja akan menghormati keputusan yang sedang berjalan di MK,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (6/10).

Puan kembali mendapat pertanyaan mengenai gugatan yang berkaitan dengan perselisihan hasil Pemilu 2024. Namun, dia tidak memberikan jawaban lebih jauh.

“Kita menghormati proses yang sedang berjalan,” tegasnya.

Sebelumnya, Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) dan Regas dari organisasi masyarakat Pengacara Jawara Bela Umat (Pejabat) melaporkan Gibran ke Bareskrim Polri pada Sabtu (3/10).

Laporan tersebut menyangkut dugaan persoalan keabsahan atau keaslian dokumen pendidikan yang digunakan dalam proses pencalonan Gibran sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

Gugatan dan laporan tersebut kemudian berkembang menjadi perhatian politik karena muncul wacana mengenai kemungkinan penggantian wakil presiden. Puan termasuk nama yang disebut dalam usulan tersebut.

Untuk saat ini, proses hukum terkait gugatan Gibran masih berjalan. Sementara laporan ke Bareskrim mengenai dugaan persoalan dokumen pendidikan juga menjadi bagian dari proses yang perlu ditangani aparat sesuai kewenangannya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini