Intime – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perluasan cakupan di berbagai daerah. Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), total penerima manfaat program tersebut kini mencapai 62.454.064 orang.
Mayoritas penerima berasal dari kelompok peserta didik yang mencapai 48,3 juta siswa atau sekitar 76,1 persen dari total sasaran nasional.
“Kelompok peserta didik menjadi penerima terbesar dengan jumlah mencapai 48.350.393 orang,” tulis laporan BGN, Jumat (22/5).
Selain pelajar, program MBG juga menyasar 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, 868 ribu ibu hamil, serta 644 ribu santri di seluruh Indonesia.
BGN mencatat, program yang berjalan sejak 6 Januari 2025 itu telah menyalurkan sekitar 8,3 miliar porsi makanan melalui 29.225 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Tak hanya fokus pada pemenuhan gizi, MBG juga memberi dampak ekonomi bagi daerah. Sebanyak 142.387 supplier terlibat dalam rantai pasok program, termasuk 59.921 UMKM, 13.306 koperasi, hingga ribuan Bumdes.
“Keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tulis BGN.
Program MBG juga telah menjangkau 374.175 sekolah dan melibatkan lebih dari 1,2 juta tenaga kerja mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan.

