spot_img

Ratusan Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan Menuju DPR, Bawa 3 Tuntutan Ini

Intime – Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti mulai berkumpul di Tugu Reformasi 12 Mei sebelum bergerak menuju Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6). Para mahasiswa yang mengenakan almamater biru itu membawa tiga tuntutan utama terkait kondisi ekonomi, kualitas pejabat negara, dan penguatan supremasi sipil.

Sejumlah mahasiswa menggunakan sepeda motor menuju lokasi aksi. Sebuah mobil komando juga disiapkan untuk menyampaikan orasi selama demonstrasi berlangsung.

Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Dhenny Ribowo, mengatakan aksi tersebut merupakan upaya mahasiswa untuk meneruskan semangat reformasi dengan menyesuaikan isu yang berkembang saat ini.

“Hari ini kami kembali membawa semangat reformasi dengan tuntutan yang berkembang sesuai kondisi bangsa saat ini. Ada tiga isu utama yang kami soroti, yaitu stabilitas ekonomi dan kondisi politik nasional, kompetensi para pejabat negara khususnya di Kabinet Merah Putih, serta pengembalian supremasi sipil yang kami nilai mulai tergerus di berbagai ruang kehidupan masyarakat,” kata Dhenny di Jakarta Barat, Jumat.

Menurut dia, persoalan ekonomi menjadi perhatian utama karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Kenaikan harga kebutuhan pokok dan meningkatnya biaya hidup dinilai semakin membebani kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Karena itu, mahasiswa meminta pemerintah menjalankan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil dan menjaga daya beli masyarakat.

“Kami menyuarakan agar pemerintah lebih peka terhadap kondisi rakyat. Sistem ekonomi yang dijalankan harus berpihak kepada masyarakat kecil dan mampu memberikan perlindungan kepada kelompok yang paling rentan,” ujarnya.

Selain isu ekonomi, mahasiswa juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap kompetensi para pejabat negara, khususnya yang berada di Kabinet Merah Putih. Mereka menilai kualitas pejabat publik akan memengaruhi efektivitas kebijakan pemerintah.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa turut menekankan pentingnya menjaga supremasi sipil sebagai salah satu prinsip demokrasi.

Dhenny mengatakan mahasiswa Trisakti tidak selalu turun ke jalan dalam setiap isu. Namun, mereka merasa memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara ketika masyarakat menghadapi persoalan serius.

Aksi mahasiswa Trisakti menjadi bagian dari rangkaian demonstrasi yang berlangsung di Jakarta dengan fokus pada isu ekonomi, tata kelola pemerintahan, dan penguatan demokrasi.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini