Intime – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena ring tinju serta Posko Jaga Jakarta di kawasan kolong Flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (6/11).
Langkah ini ditempuh guna memberantas maraknya aksi tawuran di kawasan perkotaan.
Ring tinju di Kampung Melayu ini menjadi arena kedua yang dikembangkan Pemprov DKI bekerja sama dengan PAM Jaya setelah fasilitas serupa berdiri di Pasar Rebo. Pembangunan fisik arena tinju tersebut rampung pada akhir Oktober 2026.
“Arena ring tinju merupakan langkah preventif dalam menangani aksi tawuran dan menjaga ketertiban umum melalui pendekatan kolaboratif berbasis wilayah,” ujar Pramono saat memberikan sambutan.
Pramono mengimbau pemuda setempat memanfaatkan sarana ini untuk menempa fisik dan meraih prestasi di bidang olahraga. Kehadiran ruang publik ini diharapkan menjadi solusi konkret mengikis kebiasaan tawuran di kalangan anak muda.
Di samping ring tinju, Pemprov DKI menyulap eks lokasi TPS sampah menjadi Posko Jaga Jakarta. Posko ini difungsikan untuk memantau keamanan wilayah serta merespons potensi gangguan ketertiban.
Pengalihan fungsi gedung TPS bekas tersebut sukses dilaksanakan berkat keberhasilan efisiensi pengelolaan sampah melalui Ingub Nomor 5 Tahun 2026.
Pemprov DKI juga mengukuhkan Satgas tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur untuk mengantisipasi potensi kerawanan hingga penanganan keadaan darurat.
“Ini contoh yang baik bagi penanganan di lapangan untuk bagaimana mengatasi tawuran, mengatasi sampah, dan juga menjaga keamanan yang ada di Jakarta ini,” ucap Pramono.
Inisiatif Pemprov DKI ini menuai respons positif dari warga setempat. Muhammad Ilham Shodri (21), pelatih tinju lokal, mengutarakan kebanggaannya atas hadirnya fasilitas latihan tinju yang memadai di pemukiman mereka.
“Adanya sarana ini sangat berkontribusi untuk pemuda-pemuda di sini yang tawuran. Jadi, yang tadinya sering tawuran, sekarang kita ingin pemuda-pemuda selanjutnya bisa berprestasi dengan tinju, bukan dengan tawuran,” kata Ilham di lokasi acara.
Ilham optimistis pembinaan berkelanjutan dapat melahirkan atlet muda berbakat dari Kampung Melayu.
“Saya terima kasih banyak kepada Pemprov DKI yang sudah menyediakan fasilitas bagi kami sebagai pemuda. Kami ingin terus melanjutkan wadah ini agar pemuda-pemuda di bawah kami bisa terus berprestasi melalui pertandingan tinju,” pungkas Ilham.

