Respons Pernyataan Budi Arie, Puan Tegaskan Pemilu Digelar Tiap Lima Tahun

Intime – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia dilakukan setiap lima tahun sesuai amanat konstitusi.

Pernyataan itu disampaikan Puan saat merespons isu mengenai kemungkinan percepatan pemilu sebelum 2029 yang disampaikan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

Puan mengatakan seluruh pihak harus mematuhi ketentuan yang telah diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Sesuai dengan konstitusi, pemerintahan itu berjalan sesuai undang-undangnya per lima tahun. Jadi ikuti konstitusi yang ada dan ya sebagai warga negara yang taat hukum ya ikuti semua aturan itu dengan sebaik-baiknya,” kata Puan dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).

Politikus PDI-P itu menegaskan pemilu dilaksanakan sesuai siklus lima tahunan yang telah ditetapkan.

“Pemilu per lima tahun ya kita lakukan setiap lima tahun,” ujarnya.

Pernyataan Puan disampaikan di tengah sorotan terhadap Budi Arie setelah sebuah video yang menampilkan dirinya berbicara mengenai kemungkinan perubahan politik sebelum Pemilu 2029 beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, Budi Arie terlihat duduk di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Budi Arie menyebut dirinya memiliki intuisi bahwa dinamika politik dapat berlangsung lebih cepat dari 2029.

Pernyataan itu kemudian memunculkan berbagai spekulasi mengenai arah politik nasional, termasuk kemungkinan adanya perubahan politik sebelum jadwal Pemilu 2029.

Belakangan, Budi Arie meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Ia mengakui ucapannya menimbulkan spekulasi dan salah penafsiran di tengah masyarakat.

“Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut,” kata Budi Arie dalam video yang diterima wartawan, Rabu (26/8).

Budi Arie menegaskan pernyataannya merupakan analisis pribadi dan tidak berkaitan dengan Jokowi.

“Saya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi karena analisa dan pernyataan saya tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini