Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.911 per Dolar AS, Sentimen Pasar Mulai Membaik

Intime – Penguatan rupiah mengindikasikan adanya aksi beli terhadap mata uang domestik seiring meredanya tekanan di pasar keuangan global, Kamis (6/8) pagi. Meski masih berada di kisaran Rp17.900 per dolar AS, pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah mulai berkurang setelah sebelumnya dibayangi penguatan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global.

Namun, ruang penguatan rupiah diperkirakan masih terbatas. Pelaku pasar tetap mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), pergerakan imbal hasil obligasi AS, serta perkembangan geopolitik yang berpotensi kembali meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman.

Di sisi domestik, stabilitas inflasi, kecukupan cadangan devisa, serta langkah Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar menjadi faktor utama yang menopang pergerakan rupiah di tengah volatilitas pasar global. Selama sentimen eksternal tidak kembali memburuk, rupiah berpeluang mempertahankan tren penguatan terbatas dalam jangka pendek.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini