Intime – Seluruh jaringan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell Indonesia resmi beralih ke SEFAS Group. Pengalihan bisnis tersebut diselesaikan pada Jumat (30/10).
Dengan selesainya transaksi itu, bisnis SPBU Shell di Indonesia kini dijalankan melalui PT Isla Energy Indonesia yang dimiliki SEFAS Group.
“Bisnis (SPBU Shell) tersebut akan beroperasi melalui PT Isla Energy Indonesia yang saat ini dimiliki oleh SEFAS Group,” tulis manajemen Shell dalam keterangan resmi di laman perusahaan, Sabtu (31/10).
Meski kepemilikan bisnis telah berpindah, merek Shell tetap akan digunakan di seluruh jaringan SPBU PT Isla Energy Indonesia. Hal itu dilakukan berdasarkan perjanjian lisensi merek antara kedua perusahaan.
Pelanggan juga tetap dapat mengakses produk bahan bakar minyak (BBM) olahan Shell di jaringan SPBU tersebut.
Manajemen Shell menjelaskan, pengalihan bisnis mencakup jaringan SPBU, kegiatan pasokan dan distribusi terkait, serta terminal BBM di Gresik, Jawa Timur.
Secara keseluruhan, transaksi tersebut meliputi sekitar 200 SPBU Shell di Indonesia. Lebih dari 160 SPBU di antaranya merupakan stasiun pengisian yang dimiliki langsung oleh perusahaan.
Namun, pengalihan ini tidak mencakup bisnis pelumas Shell yang masih berkembang di Indonesia.
Sebelumnya, SEFAS Group telah mengumumkan rencana mengakuisisi 100 persen bisnis SPBU Shell di Indonesia. Rencana tersebut tetap tunduk pada persetujuan regulator dan pemenuhan persyaratan umum lainnya.
CEO SEFAS Group Ricky Roesli mengatakan, akuisisi tersebut menjadi langkah lanjutan perusahaan dalam mengembangkan bisnis ritel energi di Tanah Air.
“Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” kata Ricky dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026).
Menurut Ricky, kepemilikan jaringan SPBU akan menjadi landasan bagi pengembangan bisnis SEFAS Group ke depan. Perusahaan menargetkan pembangunan jaringan ritel energi di Indonesia.
Ricky juga menyatakan, prioritas perusahaan selama proses pengalihan adalah memastikan transisi berjalan lancar tanpa mengganggu operasional.
“Prioritas utama SEFAS adalah memastikan proses transisi berjalan lancar dengan tetap menjaga kegiatan operasional yang aman dan andal,” ujarnya.
Dengan skema lisensi merek, Shell tetap hadir di Indonesia melalui jaringan SPBU tersebut. Kesinambungan layanan bagi pelanggan, karyawan, dan mitra juga menjadi bagian dari proses transisi.

