Intime – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta bersama Daya Wanita PAM JAYA kembali menyalurkan 500 toren air gratis kepada warga Jakarta Pusat. Program ini merupakan bagian dari komitmen membantu masyarakat menjaga ketersediaan air bersih di rumah tangga, khususnya di wilayah yang masih mengalami tekanan air belum stabil.
Penyaluran toren dilakukan di kawasan Matraman Pegangsaan, Jakarta Pusat, dan ditinjau langsung oleh Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung. Turut hadir Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi DKI Jakarta, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Direktur Utama PAM JAYA, serta Ketua Daya Wanita PAM JAYA.
Sebanyak 500 toren tersebut didistribusikan ke sejumlah kelurahan di Jakarta Pusat. Kelurahan Menteng menjadi penerima terbanyak dengan 170 unit karena masih terdapat wilayah yang mengalami tekanan air rendah. Toren lainnya disalurkan ke Kelurahan Karang Anyar, Kartini, Duri Pulo, Kampung Bali, Tanah Tinggi, Kemayoran, dan Kebon Kosong.
Program ini merupakan bagian dari target penyaluran 5.000 toren air gratis sepanjang 2026 melalui kolaborasi TP PKK DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM JAYA. Sebelumnya, sebanyak 1.000 toren telah dibagikan pada periode Januari–Mei 2026. Dengan penyaluran 500 toren kali ini, total bantuan yang telah diterima masyarakat mencapai 1.500 unit hingga 13 Juli 2026. Selanjutnya, sebanyak 3.500 toren akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh wilayah DKI Jakarta.
Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TP PKK, Daya Wanita PAM JAYA, dan berbagai pihak dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, bantuan toren air memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam menjaga ketahanan air rumah tangga, mendukung kesehatan keluarga, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga.
“Program ini menjadi bentuk kepedulian nyata bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga di Jakarta yang dapat merasakan manfaat akses air bersih yang lebih baik,” ujar Hani.
Salah seorang penerima bantuan, Juliana, warga Matraman Dalam, mengaku sangat terbantu dengan adanya toren air gratis tersebut. Pelanggan PAM JAYA selama 30 tahun itu mengatakan kini tidak lagi mengandalkan ember untuk menampung air.
“Saya sudah menjadi pelanggan selama 30 tahun. Sebelumnya saya hanya menampung air menggunakan ember, sekarang sudah ada toren sehingga air lebih jernih, aman, dan aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah. Bantuan ini sangat berguna dan warga juga senang dengan adanya program ini,” kata Juliana.
Hal senada disampaikan Kenny, seorang warga lanjut usia penerima bantuan. Ia mengaku kini tidak perlu lagi bangun pagi untuk menampung air menggunakan ember karena ketersediaan air di rumah menjadi lebih terjaga berkat toren yang diterimanya.
Melalui kolaborasi ini, TP PKK DKI Jakarta dan PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya layanan air minum yang semakin merata, andal, dan berkualitas bagi seluruh warga Jakarta.

