Ambisi Jokowi Bawa PSI Lolos ke Parlemen Sulit Diwujudkan

Intime – Analis politik Saiful Huda Ems menilai ambisi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk meloloskan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke DPR RI pada Pemilu 2029 bakal sulit terwujud.

Saiful menilai PSI belum memiliki modal politik yang cukup untuk menjadi partai besar. Salah satu alasannya, partai berlambang gajah itu dinilai masih kekurangan kader dengan pengalaman panjang dalam mengelola partai politik.

“PSI menurut saya tidak akan bisa jadi partai besar, paling tidak dalam Pemilu 2029 nanti,” kata Saiful, Rabu (4/11).

Dia juga menyoroti Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Jokowi. Menurut Saiful, Kaesang belum memiliki pengalaman memimpin partai politik besar.

“Apalagi ketua umumnya, Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Jokowi itu masih bocil dan tidak pernah berpengalaman memimpin partai politik,” ujarnya.

Saiful menilai masuknya sejumlah politisi ke PSI juga belum tentu mampu meningkatkan suara partai. Dia berpendapat, para politisi tersebut belum memiliki popularitas dan rekam jejak yang kuat di dunia politik.

“Karena mereka rata-rata merupakan figur yang sangat tidak dikenal dan tidak memiliki track record sebagai politisi atau aktivis ulung,” kata Saiful.

Selain itu, Saiful menyinggung upaya PSI memperkenalkan partai melalui berbagai alat peraga kampanye dalam Pemilu 2019 dan 2024.

Menurutnya, PSI telah menyebarkan pamflet, baliho, stiker, kaus, jaket, bendera, serta berbagai atribut kampanye lainnya hingga ke sejumlah wilayah Indonesia.

Namun, besarnya aktivitas pemasangan alat peraga tersebut dinilai belum berbanding lurus dengan perolehan suara PSI.

“PSI tetap menjadi partai gurem di Pemilu 2019 dan 2024,” ucapnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini