DPRD DKI Jakarta Perkuat Peran Pansus

Intime – DPRD DKI Jakarta terus mengoptimalisasi peran panitia khusus (Pansus) sebagai instrumen strategis dalam membahas berbagai persoalan dan kebijakan daerah secara lebih mendalam.

Melalui kerja Pansus yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, DPRD dapat menghimpun masukan yang lebih luas.

Sehingga, setiap rekomendasi dan regulasi benar-benar menjawab kebutuhan serta aspirasi masyarakat Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengatakan, penguatan peran Pansus mampu mempercepat penyelesaian berbagai isu.

Antara lain mulai dari isu pembangunan, peningkatan kualitas pembahasan regulasi, serta memastikan kebijakan daerah berpihak pada kepentingan masyarakat dan kemajuan kota.

Pembentukan Pansus berawal dari persoalan nyata di tengah masyarakat. Melalui pembahasan secara komprehensif, menghasilkan rekomendasi untuk menjadi regulasi.

“Kita sekarang ini mensinergikan antara permasalahan yang ada di masyarakat, kemudian kita formulasi di dalam Pansus dan output-nya atau outcome-nya adalah adanya Perda,” kata Suhud dalam keterangannya, Senin (15/6).

Menurut Suhud, sejumlah Pansus yang terbentuk sebelumnya telah menghasilkan Perda yang menjadi landasan hukum bagi berbagai langkah pembangunan di Jakarta.

Karena itu, keberadaan Pansus perlu penguatan. Sehingga, mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

DPRD DKI Jakarta ingin memastikan setiap pembentukan Pansus menghasilkan dampak yang nyata bagi masyarakat.

Berbagai isu aktual seperti pengelolaan sampah maupun perparkiran menjadi contoh persoalan yang perlu kajian. Kemudian merumuskan menjadi kebijakan yang lebih kuat.

Seiring perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya tuntutan transparansi, menuntut lembaga legislatif semakin terbuka. Terkait penyampaian program, kebijakan, maupun hasil kerja kepada masyarakat.

“Baik di aspek penyusunan anggaran, kemudian juga partisipasi masyarakat di penyusunan anggaran, kemudian di dalam penyusunan program daerah, legislasi, dan juga dalam pengawasan,” kata Suhud. ( *** )

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini