Intime – DPRD DKI Jakarta berjanji menindaklanjuti sejumlah aspirasi yang disampaikan Forum Komunikasi Lembaga Musyawarah Kelurahan (FK-LMK) DKI Jakarta. Aspirasi tersebut mencakup peningkatan dana operasional, dukungan anggaran kesekretariatan, hingga penguatan regulasi untuk memperkuat peran LMK di tingkat kelurahan.
Komitmen itu disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin saat menerima audiensi FK-LMK di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (24/6). Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan LMK menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat.
“Mereka mengharapkan ada peningkatan terkait dengan operasional,” kata Suhud.
Menurut Suhud, usulan peningkatan dana operasional muncul karena besarnya tugas dan tanggung jawab anggota LMK yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain itu, FK-LMK juga meminta adanya dukungan anggaran kesekretariatan guna menunjang efektivitas kerja lembaga tersebut.
Tak hanya soal anggaran, forum juga mengusulkan perubahan regulasi yang dinilai dapat memperkuat fungsi dan peran LMK dalam pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Suhud menilai seluruh aspirasi tersebut layak mendapat perhatian. Menurutnya, LMK merupakan salah satu garda terdepan pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga di lingkungan masing-masing.
“Karena itu, DPRD DKI Jakarta akan menindaklanjuti usulan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FK-LMK DKI Jakarta Dwi Hartanti mengatakan audiensi tersebut mewakili aspirasi sekitar 2.743 anggota LMK yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Ia menegaskan bahwa peningkatan dana operasional dan uang kegiatan menjadi kebutuhan utama yang disampaikan kepada DPRD.
Dwi menjelaskan, LMK memiliki tugas menyerap aspirasi warga, menggali potensi masyarakat, meningkatkan partisipasi warga, hingga membantu lurah menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat kelurahan.
Karena itu, ia berharap usulan yang diajukan dapat direalisasikan demi mendukung kinerja lembaga tersebut.


