IHSG Ambruk di Pembukaan, Pasar Panik Dibayangi Tekanan Global

Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu pagi dibuka anjlok 94,96 poin atau 1,38% ke level 6.763,94. Tekanan jual langsung mendominasi sejak awal perdagangan.

Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga ikut terseret turun 5,90 poin atau 0,88% ke posisi 663,94.

Pelemahan IHSG diduga dipicu kombinasi sentimen eksternal dan domestik, mulai dari tekanan pasar global, aksi jual investor asing, hingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Koreksi tajam di awal perdagangan menunjukkan pelaku pasar sedang berada dalam mode waspada tinggi. Pelemahan rupiah yang menembus level psikologis Rp17 ribu per dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan kepercayaan investor.

Selain itu, kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global, potensi suku bunga tinggi lebih lama di Amerika Serikat, serta ketidakpastian geopolitik membuat investor cenderung menarik dana dari pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Jika tekanan jual terus berlanjut hingga penutupan perdagangan, IHSG berpotensi kembali menguji level support di kisaran 6.700. Namun, apabila ada sentimen positif dari pasar regional atau intervensi pembelian saham big caps, peluang rebound jangka pendek masih terbuka.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini