Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin pagi dibuka di zona hijau setelah menguat 25,60 poin atau 0,42% ke posisi 6.187,65.
Penguatan juga terjadi pada kelompok saham unggulan. Indeks LQ45 tercatat naik 3,05 poin atau 0,49 persen ke level 623,49.
Kenaikan IHSG pada awal pekan ini mencerminkan mulai pulihnya optimisme pelaku pasar setelah sebelumnya pasar saham domestik mengalami tekanan akibat sentimen global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.
Analis menilai penguatan indeks dipengaruhi aksi beli investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan, energi, dan konsumsi. Selain itu, menguatnya rupiah pada perdagangan pagi turut memberikan sentimen positif bagi pasar saham domestik.
Pergerakan IHSG juga dinilai sejalan dengan kecenderungan bursa regional Asia yang mulai stabil di tengah meredanya kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Meski demikian, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati karena tekanan eksternal belum sepenuhnya hilang. Ketidakpastian ekonomi global, dinamika geopolitik, hingga potensi arus keluar modal asing masih menjadi faktor yang dapat memengaruhi pergerakan IHSG dalam jangka pendek.
Pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi penting pekan ini, baik dari dalam negeri maupun global, yang diperkirakan akan menentukan arah lanjutan pergerakan indeks dan minat investasi di pasar modal Indonesia.

