spot_img

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Siapkan Konektivitas dan Infrastruktur Kelas Dunia

Intime – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno meluncurkan logo Menuju 5 Abad Jakarta pada malam puncak HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6). Logo tersebut menjadi simbol transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, aman, nyaman, dan berdaya saing internasional.

Pramono menegaskan, Jakarta kini tidak lagi membandingkan diri dengan kota-kota lain di Indonesia, melainkan mulai mengacu pada standar kota-kota besar dunia.

“Benchmarking Jakarta bukan lagi dengan kota-kota di Indonesia, tetapi dengan kota-kota dunia,” ujar Pramono.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemprov DKI memprioritaskan peningkatan kualitas hidup warga melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan memperkuat konektivitas antarkawasan.

“Yang paling utama adalah membuat masyarakat hidup lebih nyaman, lebih mudah, lebih tersambung. Konektivitas menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

Sejumlah proyek strategis pun tengah disiapkan, mulai dari peresmian jalur LRT Velodrome–Manggarai yang nantinya akan diteruskan hingga Dukuh Atas, pembangunan akses penghubung di kawasan Bundaran HI, hingga pedestrian deck di Dukuh Atas.

Menurut Pramono, berbagai proyek tersebut diharapkan mampu menghadirkan wajah baru Jakarta yang lebih ramah bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Mudah-mudahan wajah Jakarta menjadi lebih menarik, lebih nyaman, lebih aman sehingga orang semakin ingin datang ke Jakarta,” ujarnya.

Pramono juga mengungkapkan capaian Jakarta yang menempati peringkat ke-53 dalam daftar kota terbaik dunia 2026 versi Resonance, mengungguli sejumlah kota besar seperti Washington DC dan Abu Dhabi.

“Peringkat ini menjadi pemacu bagi Jakarta untuk benar-benar menjadi kota global. Logo yang kami luncurkan hari ini adalah simbol dari cita-cita tersebut,” katanya.

Selain memperkuat daya saing kota, Pramono menyebut Jakarta juga akan semakin terbuka terhadap dunia internasional, termasuk dengan menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap bekerja di berbagai negara seperti Jepang, Malaysia, dan Jerman.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini