Intime – Perhelatan Piala Dunia 2026 segera dimulai dengan rangkaian upacara pembukaan yang digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Format ini menjadi yang pertama dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Piala Dunia 2026 juga menandai era baru dengan keikutsertaan 48 negara peserta. Seiring bertambahnya jumlah tim, FIFA merancang seremoni pembukaan yang lebih besar dan berlangsung selama dua hari, yakni 11-12 Juni waktu setempat atau 12-13 Juni waktu Indonesia.
Pembukaan pertama berlangsung di Mexico City, Meksiko, pada Jumat (12/6) pukul 00.30 WIB. Seremoni itu digelar sekitar 90 menit sebelum pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan di Stadion Azteca.
Meksiko pun kembali mencatat sejarah sebagai negara pertama yang tiga kali menjadi tuan rumah laga pembuka Piala Dunia. Stadion Azteca sebelumnya juga menjadi arena pertandingan pembuka pada edisi 1970 dan 1986.
Rangkaian pembukaan kemudian berlanjut di Toronto, Kanada, pada Sabtu (13/6) pukul 01.30 WIB. Upacara tersebut digelar menjelang pertandingan Kanada melawan Bosnia Herzegovina yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 02.00 WIB.
Selanjutnya, seremoni ketiga berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu (13/6) pukul 06.30 WIB. Acara pembukaan itu digelar sebelum laga Amerika Serikat menghadapi Paraguay yang dimulai pukul 08.00 WIB.
Konsep pembukaan di tiga kota berbeda tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Piala Dunia 2026. FIFA berupaya menghadirkan perayaan yang lebih inklusif dan merepresentasikan ketiga negara tuan rumah.
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 melalui siaran langsung TVRI. Selain itu, tayangan turnamen juga tersedia melalui layanan over the top (OTT) yang bekerja sama dengan TVRI.
Beberapa platform yang menayangkan Piala Dunia 2026 antara lain FolaPlay dan MAXStream TV melalui aplikasi berlangganan masing-masing.
Dengan format baru dan cakupan tuan rumah yang lebih luas, Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi salah satu edisi terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

