Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Senin (15/6), seiring meredanya kekhawatiran pasar global menyusul tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
IHSG ditutup naik 247,31 poin atau 4,12 persen ke level 6.254,97. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan menguat 27,23 persen atau 4,56 poin ke posisi 624,68.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan sentimen positif di pasar dipicu oleh kabar tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran yang dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada Jumat (19/6).
“Kesepakatan damai Amerika Serikat dengan Iran dan koreksi harga minyak mendorong penguatan signifikan IHSG,” kata Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Senin.
Menurut dia, optimisme terhadap perdamaian kedua negara serta dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz telah mendorong harga minyak mentah dunia terkoreksi lebih dari 4 persen.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun hingga berada di kisaran 80 dollar AS per barel, sedangkan minyak Brent bergerak di sekitar 83 dollar AS per barel.
Ratna menjelaskan, pelemahan harga minyak menjadi sentimen positif bagi Indonesia karena dapat membantu meredakan tekanan inflasi serta mengurangi risiko pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Untuk perdagangan Rabu (17/6), Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.150 hingga 6.400.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona hijau sejak pembukaan hingga penutupan. Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, sebanyak 10 sektor mencatatkan penguatan.
Sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan penguatan 7,28 persen. Selanjutnya sektor industri naik 4,63 persen dan sektor keuangan menguat 3,70 persen.
Adapun saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi antara lain TRON, BAJA, GPSO, BUKK, dan ATAP. Sementara saham yang mengalami penurunan terbesar adalah ABDA, BCIC, ASPR, TMPO, dan DFAM.
Frekuensi perdagangan tercatat mencapai 3,25 juta transaksi dengan volume perdagangan sebanyak 54,61 miliar saham senilai Rp30,14 triliun.
Sebanyak 603 saham ditutup menguat, 125 saham melemah, dan 90 saham lainnya stagnan.
Di kawasan Asia, indeks Shanghai naik 1,61 persen dan Nikkei menguat 5,33 persen. Sementara indeks Hang Seng turun 0,50 persen dan Strait Times terkoreksi 1,02 persen.

