Intime – Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, melontarkan psywar jelang duel panas semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis. Pemain berusia 18 tahun itu menegaskan La Furia Roja tidak gentar menghadapi tim paling tajam di turnamen tersebut.
Spanyol akan menantang Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB. Meski Les Bleus sudah mengoleksi 16 gol dan menjadi tim paling produktif, Yamal yakin rekor pertemuan menjadi modal berharga bagi timnya.
“Ada dua kemungkinan: mereka mencapai final Piala Dunia ketiga secara beruntun, atau kami mengalahkan mereka untuk ketiga kalinya. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kami sama sekali tidak takut,” kata Yamal, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu.
Kepercayaan diri Spanyol bukan tanpa alasan. Tim asuhan Luis de la Fuente baru saja menyingkirkan Belgia 2-1 lewat gol dramatis Mikel Merino pada menit-menit akhir. Selain itu, Spanyol juga menjadi tim dengan pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026 setelah baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Yamal juga mengingatkan bahwa Spanyol selalu menang dalam dua pertemuan terakhir melawan Prancis, yakni 2-1 pada semifinal Piala Eropa 2024 dan kemenangan dramatis 5-4 di final UEFA Nations League 2025.
“Kami kembali ke semifinal. Memang itulah tujuan kami datang ke sini, memainkan pertandingan seperti ini dan memenangkannya. Sekarang waktunya beristirahat dan mulai memikirkan laga melawan Prancis,” ujarnya.
Pada laga kontra Belgia, Yamal dinobatkan sebagai pemain terbaik meski tidak mencetak gol maupun assist. Winger FC Barcelona itu menegaskan dirinya tidak terobsesi dengan statistik individu.
“Semua orang terlalu memikirkan jumlah gol. Kami menjuarai Piala Eropa ketika saya hanya mencetak satu gol. Sekarang saya juga sudah mencetak satu gol. Jadi semua orang bisa tenang,” kata Yamal.

