Luhut dan Chatib Basri Bertemu Prabowo, Dasco: Bahas Strategi Ekonomi, Bukan Kursi Menkeu

Intiem – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan anggota DEN Chatib Basri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6), semata-mata membahas strategi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dasco mengatakan dirinya telah meminta konfirmasi langsung kepada pihak Istana terkait agenda pertemuan tersebut. Dari hasil konfirmasi itu, ia memastikan tidak ada pembahasan di luar agenda Dewan Ekonomi Nasional.

“Pak Luhut hadir dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Pak Chatib Basri sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional,” kata Dasco kepada wartawan, Selasa.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut, Dewan Ekonomi Nasional memberikan sejumlah masukan kepada Presiden mengenai langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Masukan tersebut, kata Dasco, dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden dalam mengambil kebijakan ekonomi ke depan, selain analisis dari tim ekonomi pemerintah yang sudah ada.

“Dewan Ekonomi Nasional pada hari ini memberikan masukan-masukan kepada Presiden mengenai hal-hal yang berkaitan dengan strategi-strategi pertumbuhan ekonomi,” ujar dia.

Dasco menilai berbagai masukan yang diberikan oleh para ekonom merupakan hal yang positif dan bernilai bagi pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

“Masukan-masukan yang positif ini menurut saya adalah masukan yang berharga bagi Presiden untuk pertumbuhan ekonomi kita,” kata Dasco.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons spekulasi yang berkembang terkait isu pergantian Menteri Keuangan. Nama mantan Menteri Keuangan Chatib Basri belakangan disebut-sebut sebagai salah satu sosok yang berpotensi mengisi posisi tersebut.

Namun, Dasco membantah adanya pembahasan mengenai isu reshuffle kabinet dalam pertemuan tersebut.

“Pertemuan tadi adalah pure memberikan masukan soal bagaimana kemudian menambah pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Ia mengaku telah mengonfirmasi langsung kepada pihak Istana dan mendapatkan penjelasan bahwa agenda pertemuan hanya berkaitan dengan pembahasan ekonomi.

“Tidak ada kemudian pembicaraan-pembicaraan lain. Memang satu-dua hari ini ada isu-isu yang belum bisa dipertanggungjawabkan sumber kebenarannya,” ujar Dasco.

Menurut dia, Presiden Prabowo menerima berbagai masukan dari Dewan Ekonomi Nasional guna memperkuat kebijakan ekonomi pemerintah di tengah dinamika perekonomian global.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini