Optimisme Kembali, IHSG Melonjak dan Rupiah Perkasa di Pembukaan Pasar

Intime – Sentimen positif mulai mewarnai pasar keuangan domestik pada perdagangan Selasa (21/7) pagi. Setelah nilai tukar rupiah menguat 11 poin atau 0,06 persen ke level Rp17.937 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan sebelumnya Rp17.948 per dolar AS, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turut dibuka menguat.

IHSG tercatat naik 41,79 poin atau 0,67 persen ke posisi 6.273,57. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 menguat 6,25 poin atau 1,00 persen ke level 634,00, menandakan minat beli investor kembali mengalir pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Penguatan rupiah dan IHSG secara bersamaan menjadi sinyal membaiknya persepsi pelaku pasar terhadap aset-aset domestik. Kondisi ini menunjukkan adanya aliran dana yang mulai kembali ke pasar Indonesia setelah sebelumnya dibayangi tekanan akibat penguatan dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global.

Meski demikian, ruang penguatan masih diperkirakan terbatas. Investor tetap mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia, perkembangan geopolitik, serta potensi perubahan arus modal asing yang masih berpotensi memicu volatilitas di pasar keuangan.

Di sisi domestik, stabilitas fundamental ekonomi dan komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar menjadi faktor yang menopang optimisme pasar. Jika sentimen global terus membaik dan aliran modal asing kembali masuk, penguatan rupiah dan IHSG berpeluang berlanjut dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini