Intime – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan Selasa (18/8) dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 29 poin atau 0,16 persen ke level Rp17.798 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.827 per dolar AS.
Penguatan ini menjadi sinyal positif di tengah tekanan terhadap rupiah dalam beberapa perdagangan sebelumnya. Pergerakan rupiah menunjukkan pasar mulai merespons positif kondisi eksternal dan sentimen ekonomi yang berkembang.
Meski demikian, penguatan rupiah masih tergolong tipis. Pelaku pasar diperkirakan tetap mencermati arah kebijakan moneter global, pergerakan dolar AS, serta sentimen ekonomi domestik yang berpotensi memengaruhi perdagangan sepanjang hari.
Dengan posisi pembukaan di Rp17.798 per dolar AS, ruang penguatan rupiah masih terbuka, namun volatilitas tetap perlu diwaspadai. Arah rupiah selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan sentimen pasar dan respons investor terhadap kondisi ekonomi global maupun nasional.

