Rupiah Terus Terpuruk, Dolar AS Makin Perkasa di Awal Perdagangan Rp17.405

Intime – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi. Mata uang Garuda tercatat turun 11 poin atau 0,07 persen ke level Rp17.405 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.394 per dolar AS.

Pelemahan ini mencerminkan masih kuatnya tekanan eksternal, terutama dari penguatan dolar AS di pasar global. Sentimen tersebut dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga tinggi yang masih dipertahankan oleh bank sentral AS, serta ketidakpastian ekonomi global yang mendorong investor cenderung memilih aset safe haven.

Selain faktor global, pergerakan rupiah juga dipengaruhi dinamika domestik, termasuk kebutuhan dolar untuk aktivitas impor dan pembayaran utang luar negeri. Kondisi ini membuat permintaan terhadap dolar AS tetap tinggi, sehingga menekan nilai tukar rupiah.

Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati langkah stabilisasi yang berpotensi dilakukan otoritas moneter guna menjaga volatilitas rupiah tetap terkendali di tengah tekanan yang berlanjut.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini