Intime – Suhud Alynudin resmi dilantik sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Pelantikan politikus PKS itu dilakukan dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta yang turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/6).
Prosesi pelantikan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu sesuai ketentuan perundang-undangan. Dalam sumpahnya, Suhud berjanji menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta dengan penuh tanggung jawab serta berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ucap Suhud mengikuti pembacaan sumpah di Gedung DPRD DKI, Jakarta Selatan, Senin (8/6).
Usai dilantik, Suhud menyampaikan pidato perdananya di hadapan anggota dewan dan para tamu undangan. Ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin lembaga legislatif ibu kota.
Menurut dia, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh kesungguhan demi memperjuangkan kepentingan masyarakat Jakarta.
“Saya juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah ini sebagai Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta. Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, dan komitmen untuk menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat Jakarta,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Suhud juga menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya, Khoirudin, yang telah memimpin DPRD DKI Jakarta. Ia menilai berbagai capaian yang telah diraih selama kepemimpinan sebelumnya menjadi fondasi penting bagi kelanjutan kerja DPRD ke depan.
Suhud mengajak seluruh anggota DPRD untuk menjaga marwah lembaga dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antara legislatif, eksekutif, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Ia optimistis kerja sama yang baik dapat mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing, tetap berbudaya, serta nyaman dan aman bagi seluruh warga.

