PDIP Klaim PSI Dekati Kader Partai Lain di Daerah, Diiming-imingi Tawaran Bantuan Material

Intime – Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menanggapi rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akan memberikan jabatan Ketua Dewan Pembina kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Deddy menegaskan PDIP tidak lagi memiliki urusan dengan Jokowi setelah mantan kadernya itu dipecat dari keanggotaan partai.

“Bagi kami, urusan dengan Jokowi sudah selesai, sudah dipecat dari keanggotaan partai. Jadi dia mau pakai jaket partai apa pun, itu urusan Jokowi,” kata Deddy, Senin (15/6).

Menurut Deddy, kedekatan Jokowi dengan PSI sebenarnya bukan hal baru. Ia menilai Jokowi sudah lama berperan dalam membesarkan partai tersebut, termasuk sejak putranya, Kaesang Pangarep, menjabat sebagai ketua umum.

“Memangnya dari dulu dia tidak di PSI? Anaknya sudah Ketua Umum dan sebelumnya dia membesarkan PSI dengan merekrut orang-orangnya di pemerintahan dan BUMN,” ujarnya.

Deddy mengatakan PDIP tidak khawatir dengan potensi dampak bergabungnya Jokowi ke PSI. Menurutnya, pemilu masih jauh sehingga pengaruh langkah politik tersebut belum bisa diukur saat ini.

“Kita lihat saja nanti karena pemilu masih jauh,” katanya.

Meski demikian, Deddy mengaku PDIP terus mencermati upaya yang dilakukan PSI untuk menarik kader partai berlambang banteng tersebut di berbagai daerah.

Menurut dia, upaya itu menyasar anggota dewan, kepala daerah hingga pengurus partai. Deddy juga mengaku mendengar adanya informasi mengenai tawaran bantuan material kepada kader yang diajak bergabung ke PSI, meski ia belum dapat memastikan kebenarannya.

Deddy menegaskan PDIP tidak gentar menghadapi situasi tersebut. Ia menyinggung PSI yang belum berhasil lolos ke DPR pada Pemilu 2024.

Selain PDIP, menurut Deddy, gejala perekrutan kader juga terjadi di partai lain, seperti NasDem, Demokrat, dan PAN.

“Jadi mereka tidak saja berhadapan dengan PDIP, tetapi juga dengan partai-partai lain yang kadernya dipungut untuk membesarkan PSI secara instan,” ujarnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini