Transformasi Digital Melesat, Jakarta Pimpin Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Intime – Provinsi DKI Jakarta mencatatkan diri sebagai daerah dengan capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di Indonesia. Berdasar Data Kependudukan Bersih (DKB) Dinamis Semester I 2026 yang dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, DKI juga memiliki jumlah penduduk sebanyak 10.878.676 jiwa.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam mempercepat transformasi digital layanan publik melalui pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan IKD.

“DKI Jakarta menjadi provinsi dengan capaian aktivasi IKD tertinggi secara nasional, yakni 37,87%. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat,” kata Denny, Rabu (5/8).

Menurut Denny, seluruh kota dan kabupaten administrasi di DKI Jakarta telah melampaui target nasional aktivasi IKD sebesar 30%. Bahkan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mencatat capaian tertinggi sebesar 74,23%, disusul Jakarta Barat 39,65%, Jakarta Selatan 39,29%, dan Jakarta Timur 37,49%. Keempat wilayah tersebut masuk dalam 10 besar daerah dengan aktivasi IKD tertinggi di Indonesia.

Sementara itu, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat juga berhasil melampaui target nasional dengan masing-masing capaian 35,29% dan 35,01%.

Denny menjelaskan, NIK dan IKD kini menjadi fondasi penting dalam pembangunan infrastruktur digital publik di Jakarta. Melalui identitas digital yang terintegrasi, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari kesehatan, pendidikan, perizinan, perbankan hingga bantuan sosial secara lebih cepat, aman, dan efisien.

Selain mempercepat digitalisasi layanan, Dukcapil DKI juga terus memperkuat integrasi data kependudukan melalui program Satu Data Jakarta untuk mendukung kebijakan Satu Data Nasional. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan layanan publik yang lebih tepat sasaran dengan basis data kependudukan yang akurat.

Berdasarkan DKB Dinamis Semester I 2026, jumlah penduduk DKI Jakarta tercatat sebanyak 10.878.676 jiwa, terdiri atas 5.457.133 laki-laki dan 5.421.543 perempuan. Jumlah tersebut turun 2.838 jiwa dibandingkan Semester II 2025.

Denny menegaskan, Dukcapil DKI akan terus mendorong masyarakat tertib administrasi kependudukan melalui berbagai program, termasuk Kampung Sadar Adminduk (KAMSA), sebagai bagian dari upaya mewujudkan data kependudukan yang akurat dan pelayanan publik yang semakin modern, inklusif, serta transparan.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini