2 Orang Tewas Tertemper KRL di Jakarta, Komisi V DPR Bakal Panggil Kemenhub-KAI

Intime – Komisi V DPR RI menyoroti dua insiden orang tertemper kereta rel listrik (KRL) yang terjadi di Kalideres, Jakarta Barat, dan Tebet, Jakarta Selatan.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan, pihaknya akan memanggil kembali Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengevaluasi persoalan kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Pasti akan kami panggil lagi (Kemenhub dan KAI), waktu akan dikabari,” kata Lasarus kepada wartawan, Jumat (21/8).

Politikus PDI-P itu menilai persoalan perlintasan sebidang harus segera diselesaikan untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi.

Menurut dia, risiko kecelakaan akan terus mengintai selama perlintasan sebidang, baik resmi maupun tidak resmi, belum ditangani secara menyeluruh.

“Selama semua perlintasan sebidang baik yang resmi maupun yang tidak resmi belum ditangani, kejadian seperti ini akan terus berulang, maut mengintai setiap saat di perlintasan sebidang,” ujarnya.

Lasarus mendorong pemerintah segera menyelesaikan persoalan perlintasan sebidang di seluruh Indonesia. Ia berharap langkah tersebut dapat menekan angka kecelakaan di jalur kereta api.

“Komisi V mendorong agar pemerintah segera menyelesaikan perlintasan sebidang di seluruh Indonesia,” tutur dia.

Dua insiden tertemper KRL tersebut terjadi pada waktu yang relatif berdekatan, yakni sekitar pukul 06.30 WIB. Namun, kedua kejadian berlangsung di lintasan berbeda, yakni rute Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang.

Di Kalideres, seorang pelajar SMA berinisial DK (18) meninggal dunia setelah tertemper KRL di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper, Jakarta Barat.

Polisi menyebut korban saat itu membonceng ayahnya menggunakan sepeda motor. Korban hendak berangkat ke sekolah ketika kendaraan yang ditumpanginya tertemper KRL.

Sementara itu, insiden serupa terjadi di Tebet, Jakarta Selatan. Korbannya merupakan seorang pria lanjut usia yang diketahui bernama Ishak.

Ishak yang berusia 80 tahun tertemper KRL di jalur Bogor-Jakarta Kota, tepatnya di Jalan Kebon Baru RT 06 RW 06, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet.

“Korbannya seorang laki-laki diketahui bernama Ishak, usia 80 tahun,” kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi.

Dua kejadian tersebut kembali menyoroti persoalan keselamatan di perlintasan sebidang yang masih menjadi tantangan dalam transportasi kereta api.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini